Sabtu, 13 November 2021

Mengenal Prinsip-Prinsip Koperasi

1.  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.

Maksudnya setiap keanggotaan / anggota secara sukarela memberikan modalnya sendiri-sendiri untuk digabungkan sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan keanggotaan bersifat terbuka maksudnya terbuka untuk siapa saja yang mau menjadi anggota koperasi tersebut.


2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi.

Karena setiap keanggotaan koperasi bebas berpendapat, tetapi yang dimaksud bebas berpendapat harus memakai aturan yang jelas berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan demi mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.


3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.

Maksudnya setiap hasil usaha (SHU) adalahjasa dari masing-masing anggota dan modal dari masing-masing anggota ,jadi pembagian SHU setiap anggota harus dibayar secara tunai karena disini setiap anggota adalah investor atas jasa modal,selain investor anggota koperasi adalah pemilik jasa sebagai pemakai /pelanggan. SHU juga merupakan hak dari setiap anggota koperasi.


4.Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.

Pembelian balas jasa di dalam anggota koperasi terbatas oleh besarnya modal yang tersedia. Apabila modal sedikit pembelian balas jasanya juga sedikit dan begitu juga sebaliknya, jadi dilihat dari besar-kecilnya modal anggota itu sendiri.


5. Kemandirian.

Maksudnya setiap anggota mempunyai peran, tugas dan tanggung jawab masing-masing atas setiap usaha itu sendiri, selain itu anggota koperasi dituntut berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas dan bisa mengelola koperasi dan usaha itu sendiri.


6. Pendidikan perkoperasiaan

Maksudnya pendidikan perkoperasiaan memberikan bekal kemampuan bekerja setelah mereka terjun dalam masyarakat karena manusia disamping sebagai makhluk sosial juga sebagai makhluk individu, dan melalui usaha-usaha pendidikan perkoperasian dan partisipasi anggota sangat dihargai dan dianjurkan dalam berkehidupan koperasi, selain itu juga melalui pendidikan perkoperasiaan setiap orang dapat memenuhi kebutuhannya masing-masing.


7. Kerjasama antar koperasi.

Maksudnya adanya hubungan kerjasama antar koperasi satu dengan koperasi lainnya untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama dan dengan adanya kerjasama antar koperasi dapat mewujudkan kesejahteraan koperasi tersebut 

Sabtu, 14 Agustus 2021

FGD USAHA

FKKMI pada hari sabtu tanggal 31, Juli 2021 lalu sukses melaksanakan kegiatan FGD usaha dengan tema “Bangkiatkan semangat, ciptakan peluang bisnis bagi generasi milenial.” Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak diskusi mengenai perkembangan bidang usaha dari masing-masing KOPMA yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. 


Tidak hanya mengajak KOPMA di DIY saja, FKKMI juga menghadirkan bapak Bayu Bharotodiasto selaku pemateri pada kegiatan FGD usaha hari itu. Acara dimulai pukul 09.00 dengan diawali penyampaian materi dari pembicara. Adapun yang disampaikan bapak Bayu adalah hal-hal seperti dampak covid dalam menjalankan usaha saat ini hingga kiat dalam memulai bisnis. 


Setelah pembicara selesai menyampaikan materinya, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antar KOPMA mengenai studi kasus dimana dibentuk beberapa kelompok dan masing-masing kelompok akan memaparkan hasil diskusinya diakhir waktu.


Kegiatan diskusi ini selesai sekitar pukul satu siang. Semoga sengan diadakan kegiatan ini hubungan antar KOPMA bisa lebih erat serta memberikan inspirasi mengenai usaha khususnya dalam perkoperasian.




 






Selasa, 06 Juli 2021

Mengenal Rapat Anggota Tahunan Lebih Dekat

Rapat Anggota Tahunan (RAT) adalah forum tertinggi bagi suatu koperasi. Pelaksanaan RAT ini dilakukan setiap tahun di akhir periode dalam rangka membahas laporan pertanggungjawaban Ketua Umum pengurus-pengawas, AD/ART, GBPK, RAPBK, dan pemilihan Ketua Umum, Kepala Bidang, serta Pengawas. Berikut inilah penjelasan singkat tentang apa yang dibahas di dalam RAT.

Lembar Pertanggungjawaban

Membahas tentang pertanggungjawaban pengurus selama satu periode dari masing-masing bidang termasuk Ketua Umum dan pengawas mulai dari program kerja, kendala, dana yang terpakai dan sebagainya.

Anggaran Dasar (AD)

Keseluruhan aturan umum yang meliputi pengaturan secara langsung kehidupan organisasi dan hubungan organisasi dengan anggotanya agar tercipta ketertiban organisasi. AD memuat ketentuan-ketentuan pokok yang merupakan dasar bagi tata kehidupan organisasi. Ketentuan dalam AD digunakan sebagai acuan dalam membuat peraturan-peraturan organisasi secara lebih khusus. AD sebagai pondasi yang mengikat dan mengatur anggota untuk bekerja sama dalam melakukan kegiatan organisasi.

Anggaran Rumah Tangga (ART)

Himpunan peraturan yang mengatur urusan rumah tangga sehari-hari, yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari AD. 

Garis Besar Program Kerja (GBPK)

Membahas tentang tugas fungsi wewenang setiap bidang, yang nanti kemungkinan dapat berubah. Tujuan jangka Panjang dan pendek dan rekomendasi tiap-tiap bidang yang nantinya berdasarkan hal tersebut teman-teman pengurus periode selanjutnya membentuk proker yang akan dilaksanakan pada periode tersebut. 

Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Koperasi (RAPBK)

Membahas tentang anggaran belanja yang nantinya akan dipakai setiap bidang untuk menjalankan setiap prokernya dan juga anggaran pendapatan untuk periode selanjutnya dari bidang usaha (berjualan) dan bidang keuangan (simpanan). 












SOLASI: Solidkan Tali Silaturahmi

FKKMI memiliki bidang Komunikasi yang memiliki salah satu program kerja yaitu Solidkan Tali Silaturahmi atau yang bisa disebut “SOLASI” dan tahun ini mengangkat tema “Eratkan Silaturahmi Tingkatkan Komunikasi Demi Terwujudnya Pengurus yang Sinergi”.  Harapan dari adanya kegiatan ini adalah terciptanya jiwa kekeluargaan dan kebersamaan antar pengurus. 


Senin, 19 April 2021 pukul 15.30 WIB SOLASI telah sukses dilaksanakan melalui google meet. Acara masih dijalankan secara online menimbnag situasi yang masih belum kondusif jika dijalankan secara offline. 


Acara dimulai pukul 15.30 dengan pembukaan yang berisi sambutan dari KORWIL FKKMI BPW V DIY yaitu, Vina Nurfadzilah. Setelah pembukaan, acara inti yang berupa kajian dengan materi public speaking langsung dimulai. Acara inti kali ini diisi oleh Ika Fauziyah atau biasa dikenal kak ‘Iwak’.


Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas tentang masalah-masalah dalam public speaking yang dialami oleh peserta.


Jumat, 30 April 2021

AADK #1: Semangat Bangkit, Tunjukkan Kreativitas



FKKMI memiliki bidang Komunikasi yang memiliki salah satu program kerja yaitu Ada Apa Dengan Kopma atau bisa disebut “AADK” dimana untuk mewadahi silaturahmi dan diskusi bagi ketua umum koperasi mahasiswa se-DIY dan membahas permasalahan serta isu yang ada di koperasi dan koperasi mahasiswa dengan tema “Semangat Bangkit, Tunjukkan Kreativitas” Dengan diadakannya kegiatan ini, harapannya dapat menjadi wadah diskusi untuk menjalin silaturahmi dan mencari jalan keluar dari isu-isu permasalahan yang ada seperti menyikapi wacana kuliah offline di bulan Juli-bagaimana kopma mempersiapkan diri baik dari usaha maupun mengaktifkan kegiatan anggota kopma.


Sabtu, 10 April 2021 pukul 08.00 WIB AADK 1 telah sukses dilaksanakan melalui google meet. Acara masih dijalankan secara online menimbnag situasi yang masih belum kondusif jika dijalankan secara offline. 


Acara dimulai pukul 08.00 dengan pembukaan yang berisi sambutan dari KORWIL FKKMI BPW V DIY yaitu, Vina Nurfadzilah. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengenalan AADK secara singkat yang langsung dilanjutkan dengan acara inti yaitu penyampaian materi dari Albet alberta nugroho yang saat ini menjabat sebagai kabid advokasi BPP. Beliau menyampaikan materi tentang bagaimana cara bangkit dari keterpurukan dalam situasi pandemi covid 19 saat ini. Beberapa poin penting yang didapat untuk dapat bangkit dalam keterputukan ialah:

  1. Gather information

Mencari informasi tentang apa yang kita punya? kebijakan baru apa yang ada? Keunggulan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman kita?

  1. Set plan

Mengatur rencana dengan mempertimbangkan hal seperti kegiatan apa yang masih relevan? kegiatan seperti apa yang bisa membangkitakan semangat berkoperasi lagi?

  1. Find the right person

Memilih orang yang tepat dengan mempertimbangkan kemampuannya, kompetensi, serta rasa tanggung jawabnya.

  1. Health protocol

Terus mengikuti protokol kesehatan dalam rangka mencegah covid 19.


Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berisi tentang permasalahan yang dihadapi masing-masing KOPMA. Mayoritas memiliki masalah yang hampir sama yaitu, dalam kondisi pandemi covid seperti ini banyak dari pengurus yang merasa kesusahan dalam mengajak anggotanya untuk dapat berpartisipasi aktif di dalam KOPMA. Setelah sesi diskusi selesai, acara ditutup dengan foto bersama.